Senin, 24 Juni 2013

Pascakenaikan BBM, Tarif Angkutan Ditetapkan Naik 25 Persen

BANDUNG, suaramedeka.com - Pascakenaikan harga BBM, tarif angkutan penumpang di wilayah Jabar terutama kelas ekonomi ditetapkan mengalami kenaikan antara 25-27 persen. Besaran itu dituangkan dalam Pergub No 38/2013 yang diteken kurang dari 24 jam sejak pengumuman kenaikan harga BBM pada Jumat lalu.

Kenaikan tarif angkutan penumpang tersebut mencakup bus besar dan bus kecil. "Ini hasil kesepakatan bersama Organda," tandas Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Bandung, Senin (24/6). 

Dia menyebut, kenaikan tertinggi terjadi pada rute Ciamis-Bekasi. Hal ini tidak terlepas dari kondisi jarak tempuh yang mencapai 387 Km di antaranya melalui Tol Purbaleunyi. 

"Kenaikannya antara Rp 8.100 sampai Rp 13.200. Tarif semula antara Rp 33.700-Rp 54.700 menjadi Rp 41.800-Rp 67.900," jelasnya.

Pihaknya pun berharap pemerintah pusat segera mengeluarkan keputusan tentang tarif antarkota antarprovinsi (AKAP).  "Angkutan kan tiap hari, kami inginnya secepatnya, karena ini tidak bisa ditunda. Diharapkan tarif AKAP pun segera ditetapkan," jelasnya.

Khusus angkutan barang, Heryawan menyerahkannya ke mekanisme pasar. Dia percaya sektor tersebut lebih bisa mengatur dirinya dengan mengedepankan kesepahaman yang saling mengenakan.

( Setiady Dwi / CN31 / SMNetwork )

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad


http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/06/24/162031/Pascakenaikan-BBM-Tarif-Angkutan-Ditetapkan-Naik-25-Persen

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Post Indah Web Id Powered by Blogger